Senin, 12 September 2011

Love all serve all ..

Benarkah alam ini mengajari kita hidup tanpa kriteria ? (baik-buruk , benar-salah), jika direnungkan tp inilah yg membuat alam ini berumur abadi, dalam kehidupan kita tdk selalu melihat apa yang kita lihat, kerap kita melihat pandangan-pandangan kita sendiri .. Seperti sekolah , kita akan mengalami masa ujian bila kita akan naik kelas .. Masa-masa sulit itu ada utk setiap orang, buatku , buatmu, buat tiap2 manusia yg hidup di bumi ini .. Dalam setiap kejadian ada sidik-sidik jari Tuhan, aku coba berfokus pada makna dari kejadian2 ini .. Yah, tiidak mencoba utk munafik tp aku berterimakasih pd kesedihan , aku memperoleh bimbingan !
Sungguh sulit berbohong, krn nuraniku diberkahkan tnp unsur kebohongan , dalam malam2 sedih aku berharap Tuhan bisa menjelma Nyata , bs menggenggam tanganku, merengkuh tubuhku yg gemetar krn luka, membelai kepalaku, mengusap air mataku saat tak mampu lagi kuhadapi dgn berpura2 kuat.
Sepintas kata2 "kebahagiaan yg melewati tangga-tangga kesedihan, cenderung berakar lebih dalam dibanding kbahagiaan tanpa melewati kesedihan"termaknai oleh ku! Air di sungai mampu melewati semua penghalangnya .. Why? Satu2nya sebab kenapa ia demikian perkasa karena sifatnya yg lentur .. (baik terlihat krn ada buruk, sukses menyala krn gelapnya kegagalan, naik indah kalau pernah turun, kesucian bergetar krn keluar dr kekotoran) Tuhan aku selalu terkagum2 krn kebijaksanaan-Mu .. Kebijaksanaan yg tidak ditandai benar ataupun baik, kebijaksanaan itu sudah berkecukupan sebagaimana adanya.Semua sempurna apa adanya! Aku manusia yg Kau tempa sedemikian rupa, bagi orang kebanyakan mungkin luka itu mematikan, tp aku ingin luka itu mempersehat jiwa bahkan jika akhirnya aku mampu, aku akan berterimakasih atas smua ini krn merubah kebahagiaan yg biasa ini mjd sangat bermakana, mjd luarbiasa !

RUMAH ! Aku ingin pulang!
RUMAH bukan TEMPAT, dlm kehidupan rumah adl prosesku semakin dekat dengan hati & jiwa!

Akulah si pejalan kaki dalam diriku, kurasa bimbingan tidak saja datang dr cahaya terang, bahkan kegelapanpun hanyalah simbol kedalaman, menju ke dalam dan lebih dalam ..

Sepenuhnya aku sadari .. Namun berilah aku banyak waktu untuk menjadi pandai Tuhan .. Segala galau Trimakasih, Duka lara terimakasih, bahagia tawa terimakasih .. Aku tau aku tidak membenci orang lain (tdk satupun dr kalian), sebaliknya justru aku mmbenci perasaan ini yg bersarang dihatiku .. Tuhan membimbingku lebih jauh !


Tanpa perlu PENAMBAHAN maupun PENYEMPURNAAN, hidup sebenarnya penuh suka cita (dari-MU)